Cara Agar Anak Terbiasa Berdzikir

Cara Agar Anak Terbiasa Berdzikir
Baca artikel sebelumnya : Cara Mempertajam Otak

Nah, postingan/ artikel ini wajib loh dibaca untuk sahabat saya yang sudah punya anak ! Tapi yang belum juga wajib loh ! "Baik Muslim maupun Non Muslim"
Lansung saja liat/baca artikel Cara Agar Anak Terbiasa Berdzikir
Dzikir
Biasanya banyak yang bertanya seperti ini : Bagaimana kami mengajarkan anak-anak supaya rajin berdzikir, pada malam dan siang hari?

Nah ini jawabannya:

Alhamdulillah...

Anak pada usia tiga dan empat tahun hendaknya dituntun membaca dzikir pagi dan petang, dzikir ketika hendak tidur, makan dan minum. Meperdengarkan dan menghafal dzikir serta membiasakannya memiliki hubungan erat terhadap ruhaninya dengan Allah Aza Walla, maka ruhaninya akan subur dan selamat dari berbagai penyimpangan.

Kisahnya nih : Sebuah keluarga pergi ke padang pasir untuk tamasya. Ketika mereka telah tiba di sebuah tempat, sang anak langsung berlarian dengan gembiranya. Namun ternyata dia tampak segera kembali untuk bertanya kepada ibunya, "Apakah dzikir yang dibaca di tempat seperti ini?"

Sebagaimana diketahui bahwa dzikir yang dimaksud adalah yang terdapat riwayat dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam (SAW), bahwa Khaulah binti Hakim radhiallahu anha berkata,

"Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Siapa yang singgah di sebuah tempat, lalu membaca,
 أعوذ بكلمات الله التامات من شر ما خلق
 "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang Dia ciptakan,"
Niscaya tidak ada sesuatupun yang membahayakannya hingga dia beranjak dari tempat singgahnya tersebut." (HR. Muslim)

Sesungguhnya sang anak tersebut merasakan bahwa seorang muslim memiliki dzikir tertentu, sebagian ada yang khusus pada waktu tertentu dan sebagian lagi ada yang khusus pada tempat tertentu, dan begitulah seterusnya. Anak tersebut telah mengetahui hakekat hubungannya dengan Tuhannya yang bersifat terus menerus sebagaimana diajarkan orang tuanya kepadanya. Jika sang anak terdidik dengan hal tersebut, dengan izin Allah dia akan menjadi anak yang saleh dan akan memiliki pengaruh bagi dirinya dan teman-temannya serta siapa saja yang memiliki hubungan dengannya.

Di antara kisah tentang bagaimana jika seorang anak tumbuh bersama dzikir dan membangun hubungan kepada Allah Ta'ala: Suatu hari seorang anak yang masih kecil berusia 4 thn datang menemui ibunya dengan pakaian baru. Kakak perempuannya yang sudah baligh dan berusia 13 thn yang memakaikannya. Maka sang ibu berkata kepada anaknya, "Mari aku bacakan untukmu do'a memakai pakaian baru." Sang anak menjawab, "Aku sudah membacanya." Sang ibu heran, sebab setahu dia anaknya tersebut belum menghafal doa itu. Tapi sang anak kemudian berkata, "Kakak telah membacakan doa tersebut dan aku mengikutinya." Perhatikan, bagaiman kesalehan seorang gadis memiliki pengaruh terhadap saudara-saudaranya yang masih kecil.

Dari Kitab Ummahat Qurbi Abnaihinna, hal 25

Waduh.... Meskipun saya belum punya anak (masih remaja ^_^) saya selagi anak ke dua dari empat bersaudara sesudah membaca dan memposting (sharing) artikel / info ini saya mencoba mengingat kata-kata orang tua dulu, "Yang gede itu harus jadi contoh".

Jadi, yang merasa bahwa kamu masih belum berkeluarga dan mempunyai adik, jadilah kakak (contoh) yang baik, karena dapat memberi pengaruh terhadap adik-adik kalian !

Sumber : http://islamqa.info/id